godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Beranda / Warta / Jam'iyyah / Kembangkan Travelpreneur, Pagar Nusa Gelar Koordinasi di Bali

Kembangkan Travelpreneur, Pagar Nusa Gelar Koordinasi di Bali

PERS RELEASE: Kembangkan Travelpreneur, Pagar Nusa Gelar Koordinasi di Bali

Ketua Umum Pagar Nusa, M. Nabil Haroen, bersama pendekar dan pengurus Pagar Nusa Bali.

BALI–Selama ini, masyarakat Bali menggeliat dengan ekonomi yang berkembang pesat. Sektor pariwisata menjadi tulang punggungnya. Namun, pariwisata di Bali perlu dikembangkan ke arah Halal Tourism, untuk menggaet konsumen muslim dari dalam negeri maupun internasional. Inilah yang menjadi rumusan Silaturahmi Pendekar dan Pengurus Pagar Nusa se-Bali, pada Minggu (27/08/2017). Silaturahmi ini diselenggarakan di Gedung PWNU Bali, Denpasar.

Ketua Umum Pagar Nusa, M. Nabil Haroen, mengungkapkan pentingnya kemandirian ekonomi para pendekar dan pengurus Pagar Nusa. “Selama ini, Pagar Nusa dicitrakan hanya sebagai penjaga keamanan, ataupun sebegai benteng negara. Kita harus kreatif, di tengah perkembangan zaman. Para kader Pagar Nusa harus mengembangkan kemandirian ekonomi di kawasan masing-masing. Kemandirian ini penting, agar tetap bisa mengabdi untuk tujuan mulia dan idealisme Pagar Nusa,” terang Nabil Haroen.

Dalam silaturahmi ini, Nabil Haroen menilai kawasan Bali memiliki potensi sangat besar, terutama di bidang pariwisata. “Pariwisata di Bali sudah jadi icon. Orang seluruh dunia tertarik dengan Bali. Nah, Pagar Nusa harus mengambil peran, sebagai aktor di tengah dinamisnya kehidupan di Bali. Namun, kita harus kreatif, dengan mencari keunikan di tengah sesuatu yang ada,” jelas Nabil.

“Sektor pariwisata dunia sedang mengalami peningkatan, terutama dengan perkembangan teknologi informasi dan tumbuhnya kelas menengah muslim di dunia,” imbuhnya.

Nabil berharap, para kader dan pengurus Pagar Nusa dapat berpartisipasi menangkap peluang pariwisata. “Teknologi mengembangkan pariwisata, dengan agresifnya start-up di bidang ini. Juga, orang lebih suka dengan wisata halal. Untuk wisata halal, di Bali perlu didorong,” pinta Nabil.

Menurutnya, wisata halal bukan berarti mengoreksi konsep yang ada di Bali, namun mengembangkan ceruk yang dibutuhkan orang. “Wisata halal bukan milik umat muslim saja, namun sudah menjadi kebutuhan pariwisata dunia,” jelas Nabil.

Di hadapan kader dan pengurus, Nabil mengajak Pagar Nusa dapat bekerjasama dengan Pecalang di Bali, untuk menguatkan keharmonisan. “Jangan ada sengketa atau kerusuhan di Bali. Kita harus bersahabat dengan warga lintas agama. Pagar Nusa menjadi sahabat Pecalang, untuk menjaga keharmonisan di Bali,” tegasnya.

Selama ini, pendekar dan pengurus Pagar Nusa Bali telah konsisten menjaga perdamaian di Pulau Dewata. Pagar Nusa Bali juga mengkader atlit-pendekar terbaiknya dalam perlombaan regional dan nasional (*).

Lihat Juga

MWC NU Kedung Kandang Kota Malang Adakan Musyawarah Kerja Pertama

Malang, NU Muda– Untuk menjalankan kegiatan-kegiatan yang diamanatkan oleh konferensi MWC NU Kedung Kandang Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *